Untitled-2.png



MAHASISWA FTUP RAIH PENGHARGAAN TERPUJI \"ANUGERAH PROFESOR GUNAWAN TJAHJONO\"

Senin, 21 Sep 2020, 15:54:19 WIB - 357 View
Share
1/1
MAHASISWA FTUP RAIH PENGHARGAAN TERPUJI \"ANUGERAH PROFESOR GUNAWAN TJAHJONO\"

Mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Pancasila (UP) yang juga merupakan anggota Tunas Green Student UP (salah satu komunitas peduli lingkungan dan penghijauan UP) Sahadat Nafasia angkatan 2019, berhasil meraih "Penghargaan Terpuji" dalam Anugerah Profesor Gunawan Tjahjono - jelajah Uma 2 Tahun 2020, setelah melalui penilaian oleh para juri diantaranya Prof. Dr. Ing. Ir. Widjaja Martokusumo (Institut Teknologi Bandung), Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, ST, M.Sc., Ph.D. (Universitas Indonesia) dan Dr. Ir. Martinus Bambang Susetyarto, M.T. (Universitas Trisakti). Penghargaan ini diraih oleh Sahadat melalui karya tulis yang dibuatnya yang berjudul "Satu Hari di Rumah Donggo". Karya tulis ini berisi tentang Uma Lengge yang berada di desa Donggo Dori Dungga, Uma Lengge merupakan bangunan tradisional suku Mbojo. Karya tulis ini juga merupakan pengembangan dari Tugas Mata Kuliah Sejarah Arsitektur yang diterimanya di Fakultas Teknik UP dengan Dosen Pembimbing Dr. Ir. Yuke Ardhiati, M.T., IAI.

Menurut Sahadat, karya tulis ini ia buat berdasarkan pengalaman pribadinya sendiri. Pada bulan November 2018, Ia berkesempatan mengunjungi Desa Donggo yang merupakan kampung halaman dari keluarga Ama, sebutan ayahnya dalam bahasa Mbojo, desa itu dinamai Donggo. Di kampung asalnya tersimpan banyak cerita dan pengalaman menarik bersama masyarakat Donggo dan juga hal unik lainnya yaitu rumah adat dari nenek moyang yang biasa disebut Uma Lengge.

Uma Lengge merupakan rumah tradisional yang masih dilestarikan hingga kini. Konsep Uma lengge ini lebih mengedepankan unsur alam yang dipadu dengan elemen ataupun bahan material yang belum terfabrikasi. Sahadat berharap karya tulis ini bermanfaat untuk mengangkat nilai filosofi leluhur dan dapat mendekatkan dirinya dengan segala kehidupan dalam rumah adat maupun rumah hunian. Bangunan Uma Lengge, menurut  Sahadat meskipun berupa bangunan tradisional namun ternyata justru menjadi salah satu kriteria arsitektur yang berkelanjutan di abad modern ini.


Humas Universitas Pancasila
"Satu Biru, Biru Pancasila"